Jl. Raya Bekasi Km 22,
Cakung, Jakarta Timur Indonesia,13910
Email & Phone
secpatroli.utho2@gmail.com
+1 800 321 443
Perusahaan memiliki prosedur yang mendeskripsikan proses penyusunan security risk assessment. Prosedur tersebut disusun memiliki identifikasi dokumen (judul, nomor dokumen, tanggal efektif), dan ditanda tangan (approve) oleh pejabat terkait.
Terdapat dokumen security risk assessment, yang termasuk mencakup rencana mitigasi. Dokumen security risk assessment tersebut ditanda tangani (approve) oleh pejabat terkait.
Security risk assessment yang dilakukan mencakup:
a. penetapan kriteria risiko keamanan
b. identifikasi risiko keamanan
c. analisis risiko keamanan, mencakup penentuan consequences, likelihood, dan risk level untuk masing-masing risiko
d. evaluasi security risk
Dalam penentuan security risk perlu dilakukan identifikasi terkait aspek-aspek antara lain sebagai berikut:
a. penetapan aset kritikal perusahaan (aset fisik & aset non-fisik)
b. faktor lingkungan, manusia, dan budaya baik yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi keamanan perusahaan;
c. kondisi desain, instalasi, perawatan dan penggantian peralatan keamanan (security equipment);
d. informasi dan data perusahaan terkait dengan pengelolaan keamanan;
e. aksi kriminalitas yang mungkin terjadi;
f. informasi terkait ancaman dan kerentanan keamanan (security threat and vulnerability);
g. hubungan antar supplier/vendor perusahaan.
Security risk assessment didistribusikan kepada divisi terkait.
Terdapat monitoring pengendalian (mitigasi) risiko keamanan.
Dilakukan review secara berkala terhadap security risk asesmen dan mitigasinya, dibuktikan dengan catatan hasil review security risk assessment dan mitigasinya, serta trend security risk.
Dilakukan integrasi security risk assessment dengan risk assessment aspek lainnya yang dilakukan oleh perusahaan, dibuktikan dengan corporate risk assessment.
Perusahaan memiliki prosedur yang mendeskripsikan tentang penyusunan security objective yang relevan dan konsisten dengan security policy dan hasil security risk assessment. Prosedur tersebut disusun memiliki identifikasi dokumen (judul, nomor dokumen, tanggal efektif), dan ditanda tangan (approve) oleh pejabat terkait.
Terdapat security objective yang terukur, dan ditanda tangani oleh pejabat terkait.
Security objective didistribusikan/disosialisasikan kepada divisi terkait di internal perusahaan.
Terdapat bukti monitoring secara berkala terkait pencapaian security objective.
Dilakukan review secara berkala terhadap security objective, dibuktikan dengan notulensi review security objective.
Dilakukan integrasi security objective dengan corporate objective, dibuktikan dengan corporate objective yang mencakup aspek keamanan.
Cakung, Jakarta Timur Indonesia,13910
secpatroli.utho2@gmail.com
+1 800 321 443
Perusahaan memiliki prosedur yang mendeskripsikan proses penyusunan security risk assessment. Prosedur tersebut disusun memiliki identifikasi dokumen (judul, nomor dokumen, tanggal efektif), dan ditanda tangan (approve) oleh pejabat terkait.
Terdapat dokumen security risk assessment, yang termasuk mencakup rencana mitigasi. Dokumen security risk assessment tersebut ditanda tangani (approve) oleh pejabat terkait.
Security risk assessment yang dilakukan mencakup:
a. penetapan kriteria risiko keamanan
b. identifikasi risiko keamanan
c. analisis risiko keamanan, mencakup penentuan consequences, likelihood, dan risk level untuk masing-masing risiko
d. evaluasi security risk
Dalam penentuan security risk perlu dilakukan identifikasi terkait aspek-aspek antara lain sebagai berikut:
a. penetapan aset kritikal perusahaan (aset fisik & aset non-fisik)
b. faktor lingkungan, manusia, dan budaya baik yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi keamanan perusahaan;
c. kondisi desain, instalasi, perawatan dan penggantian peralatan keamanan (security equipment);
d. informasi dan data perusahaan terkait dengan pengelolaan keamanan;
e. aksi kriminalitas yang mungkin terjadi;
f. informasi terkait ancaman dan kerentanan keamanan (security threat and vulnerability);
g. hubungan antar supplier/vendor perusahaan.
Security risk assessment didistribusikan kepada divisi terkait.
Terdapat monitoring pengendalian (mitigasi) risiko keamanan.
Dilakukan review secara berkala terhadap security risk asesmen dan mitigasinya, dibuktikan dengan catatan hasil review security risk assessment dan mitigasinya, serta trend security risk.
Dilakukan integrasi security risk assessment dengan risk assessment aspek lainnya yang dilakukan oleh perusahaan, dibuktikan dengan corporate risk assessment.
Perusahaan memiliki prosedur yang mendeskripsikan tentang penyusunan security objective yang relevan dan konsisten dengan security policy dan hasil security risk assessment. Prosedur tersebut disusun memiliki identifikasi dokumen (judul, nomor dokumen, tanggal efektif), dan ditanda tangan (approve) oleh pejabat terkait.
Terdapat security objective yang terukur, dan ditanda tangani oleh pejabat terkait.
Security objective didistribusikan/disosialisasikan kepada divisi terkait di internal perusahaan.
Terdapat bukti monitoring secara berkala terkait pencapaian security objective.
Dilakukan review secara berkala terhadap security objective, dibuktikan dengan notulensi review security objective.
Dilakukan integrasi security objective dengan corporate objective, dibuktikan dengan corporate objective yang mencakup aspek keamanan.
Cakung, Jakarta Timur Indonesia,13910
secpatroli.utho2@gmail.com
+1 800 321 443
© 2025, Company Inc. All rights reserved.